Kandungan Ikan kaya akan manfaat karena merupakan sumber protein bagi tubuh. Selain itu ternyata ikan juga mengandung berbagai zat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan zat gizi yang terdapat pada ikan segar dan manfaatnya antara lain :
- Omega 3, untuk proses perkembangan otak pada janin dan penting untuk perkembangan fungsi syaraf dan penglihatan bayi.
- Mengandung serat protein yang pendek sehingga mudah di cerna
- Kaya akan asam amino seperti taurin untuk merangsang pertumbuhan sel otak balita.
- Vitamin A dalam minyak hati ikan untuk mencegah kebutaan pada anak
- Vitamin D dalam daging dan minyak hati ikan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang
- Vitamin B6 untuk membantu metabolisme asam amino dan lemak serta mencegah anemia dan kerusakan syaraf
- Vitamin B12 untuk pembentukan sel darah merah, membantu metabolisme lemak, dan melindungi jantung juga kerusakan syaraf
- Zat besi yang mudah di serap oleh tubuh
- Yodium untuk mencegah terjadinya penyakit gondok dan hambatan pertumbuhan anak
- Selenium untuk membantu metabolisme tubuh dan sebagian anti oksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas
- Seng yang membantu kerja enzim dan hormon
- Fluor yang berperan dalam meguatkan dan menyehatkan gigi anak
Kandungan ikan kaya akan manfaat akan lebih optimal jika dalam bentuk daging ikan segar sehingga kandungan gizi dalam ikan tetap untuk mendapatkan kandungan ikan yang kaya akan manfaat.
Tahukah Anda, bahwa dengan banyak konsumsi ikan dapat mencegah penyakit jantung. Suatu studi yang dilakukan pada suku bangsa Eskimo yang tinggal di Greenland menunjukkan, prevalensi penderita penyakit jantung sangat rendah. Demikian pula di Jepang, orang yang menderita penyakit jantung koroner jarang ditemukan.
Rahasia apa dibalik semua itu ? Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa suku bangsa Eskimo dan bangsa Jepang gemar sekali makan ikan. Bahkan masyarakat Jepang sendiri lebih gemar memakan ikan dalam keadaan mentah atau lebih dikenal dengan sashimi.
Dan itulah sebabnya, mengapa bangsa Jepang dan suku bangsa Eskimo yang lebih menyukai makan ikan dalam jumlah besar ternyata jarang mengidap penyakit karcliovaskuter atau penyakit jantung, terutama penyakit jantung koroner (PJK). Sebagai bahan perbandingan, bahwa bangsa Eskimo rata-rata dalam seharinya memakan ikan 300-400 gram, sedangkan bangsa Jepang 100-200 gram per hari.
Dan tidak dapat diragukan lagi bahwa ikan sebagai maka-nan pendamping nasi, memiliki beberapa keunggulan dibanding dengan makanan lain sebagai sumber protein hewani, antara lain ikan kaya akan protein, vitamin, mineral dan berkalori rendah, sehingga sangat efektif bagi mereka yang ingin tetap menjaga atau mempertahankan kesehatannya. Selain itu protein ikan mudah dicerna,sehingga penting bagi mereka yang mengalami kesulitan dalam pencernaan.
Ikan merupakan contoh sumber protein hewani yang mempunyai kelengkapan komposisi asam amino, baik yang esensial maupun non esensial. Ikan juga memiliki nilai biologi (Biological value) yang tinggi dengan daya absorpsi 90-100 persen.
Ikan dan penyakit jantung koroner
Penyakit jantung koroner terjadi karena adanya kelainan pada pembuluh nadi yang
mengantarkan darah dari aorta kejaringan yang mendindingi rongga jantung. Keadaan ini diawali dengan terjadinya penyempitan pembuluhdarah koroner karena adanya pengendapan kholesterol secara berlebihan melalui suatu proses aterosklerosis.
mengantarkan darah dari aorta kejaringan yang mendindingi rongga jantung. Keadaan ini diawali dengan terjadinya penyempitan pembuluhdarah koroner karena adanya pengendapan kholesterol secara berlebihan melalui suatu proses aterosklerosis.
Dari hasil penyelidikan telah dibuktikan bahwa seseorang yang mempunyai kadar kholesterol di atas 300 mg/dl mempunyai kecenderungan untuk mendapat penyakit jantung koroner 4 kali lebih tinggi dibanding dengan seseorang yang kadar kholesterol di bawah 200 mg/dI.
Bagi anda, yang gemar makan ikan,maka patutlah bersyukur, karena minyak ikan (cold liver) yang terdapat dalam daging ikan ternyata mengandung asam. lemak tak jenuh yaitu jenis asam, lemak omega 3 (Eicosapentaenoir) —EPA.
Keistimewaan dari asam lemak jenis ini yaitu dapat menurunkan kadar kholesterol, sehingga dapat mencegah berkembangnya aterosklerosis dan penyakit jantung.
Hal tersebut dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dyerberg dan Bang pada tahun 1975 terhadap suku bangsa Eskimo menunjukkan kadar kolesterol total, trigli-serida dan kadar LDL dalam plasma rendah, sedang kadar HDL cukup tinggi. Ditemukan pula di dalam membran trombosit dan plasma darah suatu jenis lemak yaitu asam lemak omega!3.Lossonczy pada tahun 1978, mengadakan penelitian terhadap 53 orang yang diberi diet lemak ikan kira-kira 8 gram sehari selama 3 minggu didapatkan penurunan kadar kolesterol total, LDL, trigliserida plasma dan peningkatan kolesterol HDL.
Dari kenyataan di atas menunjukkan bahwa khasiat ikan terhadap kesehatan jantung anda tidak dapat diragukan lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar